Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) memasuki babak baru dalam suksesi kepemimpinan.
Tiga bakal calon Dekan FPKP Undana periode 2026–2030 secara resmi memaparkan visi, misi, serta program kerja unggulan di hadapan Senat dan sivitas akademika, Kamis (15/1/2026).
Ketiga kandidat tersebut adalah Dr. Lady Cindy Soewarlan, S.Pi., M.Pi., Dr. Ir. Agnette Tjendanawangi, M.Si., dan Prof. Dr. Yuliana Salosso, S.Pi., M.P.. Masing-masing menawarkan gagasan strategis untuk menjawab tantangan global sekaligus memperkuat relevansi FPKP terhadap potensi lokal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Strategi “FPKP Berdampak”
Dr. Lady Cindy Soewarlan, dosen tetap Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, mengusung konsep “FPKP Berdampak”. Ia menekankan bahwa transformasi menuju World Class Faculty harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satu program unggulannya adalah “Satu Prodi, Satu Desa Binaan, Satu Prototipe”, yang mengintegrasikan pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat secara berkelanjutan.
“Pendidikan dan riset di FPKP tidak boleh berhenti di atas kertas. Semuanya harus menghasilkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa,” tegas Dr. Lady dalam pemaparannya.
Tata Kelola Digital dan Transparansi
Sementara itu, Dr. Ir. Agnette Tjendanawangi, dosen dan peneliti pada Program Studi Budidaya Perairan, menitikberatkan visi kepemimpinannya pada penguatan tata kelola internal yang transparan dan berkeadilan.
Ia berencana menerapkan sistem manajemen berbasis digital (paperless office) secara menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi birokrasi fakultas.
“Target kami adalah meraih akreditasi internasional pada 2029. Langkah awalnya adalah membangun tata kelola yang akuntabel, modern, serta memperluas jejaring strategis di tingkat nasional dan internasional,” ujar Dr. Agnette.
Akselerasi Kinerja dan Hilirisasi Riset
Ketua Program Studi Budidaya Perairan, Prof. Dr. Yuliana Salosso, menutup sesi pemaparan dengan menekankan pentingnya akselerasi kinerja fakultas berbasis riset dan hilirisasi inovasi.
Ia menyoroti perlunya sinkronisasi program fakultas dengan arah strategis universitas serta kebijakan pemerintah melalui Asta Cita.
“FPKP harus menjadi institusi berkelas dunia yang mampu mengelola risiko dan melakukan ekspansi melalui unit bisnis mandiri. Hilirisasi riset dan keterlibatan dosen dalam kebijakan publik akan menjadi motor penggerak utama dalam empat tahun ke depan,” ungkap Prof. Yuliana.
Menuju World Class Faculty
Ketua Senat FPKP Undana, Prof. Dr. Ir. M. Dj. Ratoe Oedjoe, M.Si., memberikan apresiasi atas kedalaman dan kualitas gagasan yang disampaikan oleh ketiga kandidat. Menurutnya, dinamika pemaparan visi tersebut mencerminkan kematangan intelektual serta komitmen kolektif sivitas akademika FPKP.
Usai tahapan pemaparan visi dan program kerja ini, Senat FPKP Undana akan melanjutkan proses seleksi ke tahap pemberian pertimbangan dan pemilihan. Hasilnya kemudian akan diusulkan kepada Rektor Undana untuk penetapan dekan terpilih periode 2026–2030. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

