“Tadi sudah kami berangkatkan sortir pertama untuk melakukan asesmen ke lokasi sebanyak 5 orang, kemudian disusul sortir kedua sebanyak 15 orang,” jelasnya.

Selain itu, Basarnas Makassar juga menyiapkan pemberangkatan personel tambahan dengan melibatkan berbagai potensi SAR dari unsur terkait.

“Sortir berikutnya akan kami berangkatkan bersama potensi yang ada, sekitar 40 orang,” tambah Andi Sultan.

Berdasarkan informasi sementara, pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport tersebut diketahui tengah menjalani penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar sebelum akhirnya hilang kontak.

“Informasi sementara, pesawat ATR 400 itu terbang dari Jogja menuju Makassar,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport yang hilang kontak masih terus berlangsung. Basarnas Makassar memastikan perkembangan terbaru operasi SAR akan disampaikan secara berkala kepada publik. (*/rnc)