Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Penemuan itu langsung memicu pencarian besar-besaran oleh warga setempat bersama tim SAR. Setelah upaya penyelaman intensif, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.00 Wita dalam kondisi meninggal dunia di dasar laut, tepatnya di perairan Pantai Tongga, Desa Mbueain.
Jenazah Patance Mbau kemudian dievakuasi ke darat dan disemayamkan di rumah duka sekitar pukul 13.40 Wita.
Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum et repertum (VER), yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Keluarga juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat sakit bawaan yang belum sempat diperiksakan secara medis, meski tidak kambuh dalam dua tahun terakhir.
Sementara itu, lokasi tempat korban mencari ikan dikenal warga setempat sebagai wilayah dengan arus bawah laut yang kuat, sehingga kerap dihindari nelayan saat kondisi pasang.
Kapolsek Rote Barat Laut, Ipda Andri Laniardi Pah, SH, mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pencari ikan tradisional, agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi arus laut.
“Lokasi tempat korban mencari ikan dikenal warga setempat sebagai wilayah dengan arus bawah laut yang kuat, sehingga kerap dihindari nelayan saat kondisi pasang,” ujarnya.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

