Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kejadian hilangnya Stefanus Kasi Hera kemudian dilaporkan kepada Basarnas dan Marnit Polairud Flores Timur untuk dilakukan upaya pencarian.
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Flores Timur, Marnit Polairud Flores Timur, TNI AL, Polsek Titihena, serta masyarakat setempat. Tim melakukan penyisiran di sekitar Pantai PT Asa Mutiara, Pantai Kawa Lelo, dan Pantai Liku Tuden dengan menggunakan perahu karet Basarnas, Ship Tender 01 KP P Timor, perahu karet BNPB, serta speed boat PT Asa Mutiara.
Hingga hari ketiga pencarian, hasilnya masih nihil. Pada Jumat (9/1/2026), tim memperluas area pencarian dengan menyisir pantai barat Pulau Adonara, pantai utara Pulau Solor, hingga perairan sekitar Pulau Konga dan pantai Lewolaga.
“Pencarian sampai hari ketiga masih nihil,” ujar Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, Sabtu (10/1/2026).
Pencarian terhadap korban rencananya akan terus dilanjutkan dengan memperluas radius pencarian sesuai dengan kondisi cuaca dan arus laut. (*/rnc)
