Sementara itu, Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Muga Sada, menegaskan bahwa di tengah kebijakan pendanaan melalui dana Inpres, PAD menjadi satu-satunya sumber pendapatan daerah yang paling pasti.

“Sekarang hampir semuanya masuk dalam dana Inpres, sehingga yang paling pasti hanya PAD. Kita bisa melampaui target kalau kita merapikan beberapa hal. Ini bukan sekadar seremonial, saya sangat serius mengawal ini,” tegasnya.

Menurut Muga Sada, fokus utama ke depan adalah intensifikasi dan ekstensifikasi PAD, termasuk penertiban tunggakan pajak kendaraan bermotor serta penataan aset daerah dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional.

“Utang kendaraan kita paling besar, bahkan ada yang menunggak pajak hingga enam tahun. Begitu juga dengan aset, sehingga Badan Pertanahan kita libatkan,” pungkasnya.

Dengan pencanangan Tahun Optimalisasi PAD 2026, Pemkab Nagekeo berharap mampu mewujudkan kemandirian fiskal yang lebih kuat guna menunjang pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (rnc15)