Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menindaklanjuti kejadian itu, ATC Makassar segera mendeklarasikan fase darurat DETRESFA (Distress Phase) sesuai ketentuan penerbangan sipil. AirNav Indonesia Cabang MATSC langsung berkoordinasi dengan Rescue Coordination Center (RCC) Basarnas Pusat serta Polres Maros untuk mendukung upaya pencarian dan pertolongan.
Selain itu, Bandara Sultan Hasanuddin juga menyiapkan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi dan informasi bagi pihak terkait serta keluarga penumpang.
“Target pencarian difokuskan di wilayah pegunungan kapur Bantimurung, tepatnya di Desa Leang-Leang, Kabupaten Maros, yang juga menjadi lokasi Posko Basarnas. Pencarian lanjutan direncanakan menggunakan helikopter TNI Angkatan Udara bersama Basarnas pada pukul 16.25 WITA,” jelas Lukman.
Ia menambahkan, AirNav Indonesia saat ini tengah menyiapkan penerbitan Notice to Airmen (NOTAM) terkait kegiatan Search and Rescue (SAR) guna mendukung keselamatan penerbangan di sekitar area pencarian.
Berdasarkan data awal, jumlah orang di dalam pesawat (Persons on Board/POB) sebanyak 10 orang, terdiri atas 7 awak pesawat dan 3 penumpang. Sementara itu, kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan memiliki jarak pandang sekitar 8 kilometer dengan cuaca sedikit berawan. Konfirmasi lanjutan masih dilakukan bersama BMKG.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

