Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan sejarah baru dengan menembus rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 8.859 pada penutupan perdagangan Senin (5/1/2026).
Pada perdagangan tersebut, IHSG menguat 1,27 persen, mencerminkan sentimen positif investor di pasar saham domestik.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.737 hingga 8.859, dengan level pembukaan berada di kisaran 8.748. Kinerja positif indeks didorong oleh mayoritas saham yang ditutup menguat. Tercatat 470 emiten mengalami kenaikan harga, sementara 259 saham melemah dan 229 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan juga terpantau ramai. Hingga akhir sesi II, volume transaksi mencapai 67,18 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp29,76 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 3,9 juta kali transaksi. Seiring dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) melonjak hingga Rp16.164 triliun.
Secara sektoral, penguatan IHSG ditopang oleh hampir seluruh indeks sektor. Sektor transportasi menjadi penopang utama dengan kenaikan lebih dari 2 persen, disusul sektor barang baku yang menguat 2,6 persen, serta sektor energi yang naik 2,31 persen. Di sisi lain, sektor teknologi masih berada di bawah tekanan dan bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan.
Dari sisi saham individu, Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) memimpin jajaran top gainers dengan lonjakan harga lebih dari 34 persen. Penguatan signifikan juga dicatatkan oleh Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dan Victoria Insurance Tbk (VINS).
Sementara itu, tekanan terhadap IHSG datang dari beberapa saham yang terkoreksi tajam. Panin Asset Management (XPTD) dan Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) tercatat menjadi pemberat indeks, dengan koreksi harga masing-masing mencapai sekitar 15 persen. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

