Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Labuan Bajo, RakyatNTT.ID – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap tiga warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah pada 26 Desember 2025. Operasi pencarian pada Sabtu (3/1/2026) memasuki hari kesembilan sejak insiden terjadi.
Pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan fokus utama pada penyisiran di pulau-pulau terdekat dari Pulau Padar, penyelaman bawah laut, serta penggunaan teknologi sonar.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menyampaikan bahwa seluruh potensi SAR dikerahkan secara maksimal.
“Pencarian hari ini masih difokuskan pada penyisiran di sekitar pulau-pulau terdekat dari Pulau Padar, penyelaman, serta penurunan peralatan Disnav dan Hidronav berupa sonar milik Ditpolairud Polda NTT. Selain itu, kami juga mengerahkan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan korban,” ujar Fathur Rahman.
Pada hari kesembilan ini, 152 personel terlibat dalam operasi SAR Gabungan. Unsur yang terlibat antara lain Basarnas Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, KSOP Manggarai Barat, Sat Polairud Polres Manggarai Barat, Polairud Mabes, Ditpolairud Polda NTT, serta LANAL Labuan Bajo.
Selain itu, turut bergabung unsur TNI AD, kru kapal KN Granti 211, Gahawisri, Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), P3 KOM, Dokkes Polres Manggarai Barat, PELNI Labuan Bajo, Pos Pantau PHC Baharkam, BPBD Manggarai Barat, Imigrasi Labuan Bajo, serta berbagai komunitas dan operator penyelam profesional seperti Alexa Phinisi, Wetfrog Dive, Dive Tribe, Scuba Republic, Helo Dive, dan Aqura Dive.
Untuk penyisiran di permukaan laut, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah armada dengan cakupan area yang luas. Kapal KN Puntadewa 250 melakukan penyisiran dengan luas area 15,4 nautical mile (NM). Sementara itu, Sea Raider KSOP Labuan Bajo menyisir area seluas 12,6 NM, dan Sea Raider Lanal Labuan Bajo menjangkau area 11 NM.
Selain itu, penyisiran juga dilakukan menggunakan RIB 500 PK Pos SAR Labuan Bajo dengan luas area 7,5 NM, Hidronav seluas 4,50 NM, Sea Raider Polairud Labuan Bajo seluas 5,55 NM, serta Disnav dengan cakupan 6,0 NM.
Hingga hari kesembilan pencarian, ketiga WNA Spanyol tersebut masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan memastikan operasi akan terus dilanjutkan dengan evaluasi harian dan optimalisasi seluruh peralatan serta personel yang tersedia. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

