Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Namun hingga hari terakhir operasi, satu WNA Spanyol belum berhasil ditemukan dan dinyatakan hilang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa operasi SAR dapat dibuka kembali apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam misi kemanusiaan ini,” katanya.
Fathur Rahman juga berharap peristiwa ini menjadi momentum untuk meningkatkan keamanan pariwisata di Labuan Bajo. Ia menegaskan Basarnas, khususnya Pos SAR Manggarai Barat, akan selalu siap mendukung upaya pengamanan aktivitas wisata laut.
Penutupan operasi SAR ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Manggarai Barat, unsur Tim SAR Gabungan, serta keluarga korban. Acara diakhiri dengan salaman dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel SAR atas dedikasi mereka dalam misi kemanusiaan tersebut.
Diketahui, KLM Putri Sakinah, kapal wisata jenis Kapal Layar Motor (KLM) berukuran 27 Gross Tonnage (GT), mengangkut 11 orang, terdiri atas enam wisatawan asal Spanyol, satu pemandu wisata, serta empat anak buah kapal (ABK) termasuk kapten.
Hingga kini, tiga korban ditemukan meninggal dunia, tujuh orang selamat, dan satu WNA Spanyol masih dinyatakan hilang.
