Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Potensi gelombang tinggi juga terpantau di Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, Laut Arafuru bagian barat, tengah, dan timur turut masuk dalam wilayah waspada.
Imbauan Keselamatan Pelayaran
BMKG mengingatkan bahwa potensi gelombang tinggi ini dapat membahayakan keselamatan pelayaran. Masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
BMKG mencatat risiko tinggi dapat terjadi pada perahu nelayan saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, kapal tongkang pada kecepatan angin 16 knot dengan gelombang 1,5 meter, serta kapal ferry pada kecepatan angin 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter.
“Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan memantau informasi cuaca maritim terkini dari BMKG,” demikian imbauan BMKG. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

