Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Dalam sambutannya, Bupati Simplisius Donatus menjelaskan bahwa pelantikan tersebut sejatinya dijadwalkan bersamaan dengan pejabat lainnya pada akhir 2025, namun harus ditunda karena menunggu kelengkapan administrasi.
“Pelantikan ini semula dijadwalkan pada 30 Desember lalu. Namun, karena rekomendasi pemberhentian dari Kementerian Dalam Negeri untuk jabatan sebelumnya belum diterima, maka pelantikan baru bisa dilaksanakan hari ini,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme birokrasi yang transparan dan sesuai regulasi. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan pimpinan bukanlah simbol kekuasaan, melainkan amanah besar untuk melayani masyarakat.
“Jabatan ini adalah kepercayaan. Wujud nyatanya adalah pelayanan maksimal kepada masyarakat Nagekeo. Pemerintah harus benar-benar dirasakan kehadirannya oleh rakyat,” tegas Bupati.
Menutup sambutannya, Bupati Simplisius menyampaikan tiga pesan utama kepada pejabat yang baru dilantik, yakni menjaga sumpah jabatan, menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, serta memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagekeo.
“Saya berharap kehadiran saudari dapat membangun kerja sama yang solid dan memperkuat kinerja pemerintahan daerah,” pungkasnya.
