Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Charlie Paulus menegaskan bahwa pembiayaan hanya akan diberikan kepada lembaga penyalur dan pelatihan yang memenuhi seluruh ketentuan hukum dan prosedur penempatan PMI.
“Kami hanya membiayai lembaga yang terpercaya dan patuh aturan,” tegasnya.
Percepat Proses Pelatihan Calon PMI
Sementara Direktur Utama PT AP Bali Konsultan Bisnis Dominika Aloysia Trom Trombine menyampaikan bahwa kerja sama dengan Bank NTT memberikan kepastian dan keberlanjutan bagi program pelatihan dan penempatan PMI melalui LPK Musubu. Ia menjelaskan bahwa LPK Musubu selama ini fokus pada penyiapan tenaga kerja terampil, khususnya di sektor kesehatan, dengan penempatan utama di Jepang.
Menurutnya, pembiayaan berbunga rendah dari Bank NTT akan mempercepat proses pelatihan, sertifikasi, pengurusan paspor, dan penempatan kerja, sekaligus mengurangi beban biaya yang selama ini menjadi kendala utama calon PMI dan orang tua.
“Dampaknya bukan hanya bagi pekerja, tetapi juga bagi institusi pendidikan di NTT. Minat siswa meningkat karena ada kepastian penempatan kerja setelah lulus,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi NTT turut mempercepat layanan keimigrasian, sehingga pengurusan paspor bagi peserta LPK dapat dilakukan lebih cepat dan dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan di luar daerah. (*/rnc)
