Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Bandara Lede Kalumbang, Sumba Barat Daya, bersiap mencatat sejarah baru dengan rencana penerbangan perdana (inaugural flight) Batik Air yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026.
Persiapan tersebut dimatangkan melalui pertemuan strategis antara Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dan manajemen Batik Air.
Pada Rabu (7/1/2026), Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST atau akrab disapa Ratu Wulla Talu, menerima kunjungan resmi manajemen Batik Air di ruang kerjanya. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis dan operasional menjelang penerbangan perdana menuju Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Bagian Umum Setda Sumba Barat Daya. Suasana pertemuan berlangsung hangat namun serius, membahas berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan bandara hingga koordinasi layanan di lapangan.
Bupati Ratu Wulla menyambut positif kehadiran Batik Air di Sumba Barat Daya. Menurutnya, penambahan maskapai menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses transportasi udara yang lebih beragam, nyaman, dan berkualitas.
“Koordinasi hari ini sangat penting untuk memastikan penerbangan perdana pada 9 Januari berjalan lancar tanpa hambatan. Masuknya Batik Air menjadi angin segar bagi konektivitas wilayah kita,” ujar Ratu Wulla.
Ia menilai, kehadiran Batik Air akan berdampak langsung terhadap peningkatan sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi lokal. Penambahan pilihan maskapai di Bandara Lede Kalumbang juga diharapkan mampu menekan harga tiket serta meningkatkan arus kunjungan wisatawan ke Pulau Sumba melalui Sumba Barat Daya.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, baik dari sisi regulasi maupun penyediaan fasilitas pendukung, demi menjamin kenyamanan maskapai dan penumpang. Ia berharap rute Batik Air ke Tambolaka dapat beroperasi secara berkelanjutan.
Sementara itu, pihak Batik Air menyatakan kesiapan mereka melayani rute menuju Tambolaka dengan standar layanan premium. Usai pertemuan koordinasi tersebut, pemerintah daerah bersama otoritas bandara akan melakukan persiapan akhir untuk menyambut pendaratan perdana pesawat Batik Air.
Dengan beroperasinya Batik Air di Bandara Lede Kalumbang, akses menuju Sumba Barat Daya kian terbuka lebar, sekaligus memperkuat posisi daerah ini sebagai destinasi unggulan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*/rnc)
