Tahap pertama difokuskan pada pekerjaan fisik berskala besar, meliputi pembongkaran instalasi lama, perbaikan sistem pipa air dan sanitasi, pendingin udara, serta fasilitas toilet yang mengalami kerusakan.

Tahap kedua dilakukan pembersihan menyeluruh (general cleaning) guna memastikan terminal bebas dari debu dan sisa material konstruksi. Selanjutnya, tahap ketiga mencakup instalasi peralatan keimigrasian, keamanan, kesehatan, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Kami menargetkan pekerjaan fisik utama yang bersifat kasar dapat diselesaikan dalam satu minggu. Setelah itu dilanjutkan pembersihan menyeluruh dan pemasangan perangkat elektronik agar tidak terganggu debu dan material bangunan,” jelas Teguh.

Iklan

Rute Internasional Prioritas

Usai rapat, Gubernur NTT bersama seluruh jajaran meninjau langsung Terminal Internasional Bandara El Tari Kupang untuk melihat kesiapan fasilitas, alur pergerakan penumpang, serta titik-titik layanan utama.

Gubernur Melki Laka Lena juga mengungkapkan rencana pembukaan rute internasional prioritas, yakni Timor Leste, Darwin (Australia), dan Malaysia, yang dinilai memiliki potensi pasar besar serta kebutuhan mobilitas tinggi, termasuk bagi pekerja migran asal NTT.