Kupang, RakyatNTT.ID Universitas Nusa Cendana (Undana) menegaskan komitmen pengabdian kepada masyarakat dengan secara resmi melepas Tim Kemanusiaan Undana untuk membantu korban bencana alam di Sumatera. Pelepasan tim berlangsung di Aula Rektorat Lantai 3 Undana, Kamis (18/12/2025).

Delegasi kemanusiaan tersebut terdiri dari enam mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Mereka akan menjalankan misi kemanusiaan selama enam hingga tujuh hari di wilayah terdampak bencana.

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Balle, S.T., M.Eng., menyampaikan bahwa pengiriman tim ini merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial dan solidaritas sivitas akademika Undana terhadap sesama warga negara yang tengah dilanda musibah.

Iklan

“Membantu orang lain adalah kewajiban kita dengan segala yang kita miliki. Kehadiran Undana di Sumatera merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang sedang mengalami bencana,” tegas Prof. Jefri saat menyerahkan bendera universitas secara simbolis kepada ketua tim.

Selama berada di lokasi bencana, Tim Kemanusiaan Undana akan memperkuat koordinasi dengan jaringan Mapala nasional, khususnya dalam pendistribusian logistik serta pendampingan psikososial bagi masyarakat terdampak.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., menjelaskan bahwa keberangkatan tim ini merupakan hasil koordinasi cepat lintas unit di lingkungan universitas.

“Begitu menerima informasi bencana, pimpinan universitas langsung bergerak. Tim ini diberangkatkan sebagai delegasi resmi Undana untuk menjalankan misi kemanusiaan di Sumatera,” jelasnya.

Adapun mahasiswa yang tergabung dalam misi ini yakni Jems Ananda Salomo Baun, Armando Banabera, Maria Servince Olla, Yusuf Usman, Yosefaldhy Nomleni, dan Aprianus Irendy Tua Gare. Mereka didampingi oleh Fransiskus W. Dambu sebagai pendamping resmi universitas guna memastikan keselamatan serta efektivitas kerja tim di lapangan.

Rektor Undana juga berpesan agar para mahasiswa senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan, serta mendokumentasikan seluruh aktivitas sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran institusi. Ia turut mengapresiasi semangat sukarela mahasiswa yang bersedia terjun langsung membantu masyarakat di tengah keterbatasan.

Pelepasan tim ini semakin menegaskan posisi Universitas Nusa Cendana sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga responsif terhadap isu-isu kemanusiaan. Kehadiran delegasi Undana di wilayah bencana diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi korban sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian sosial di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)