Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., menjelaskan bahwa keberangkatan tim ini merupakan hasil koordinasi cepat lintas unit di lingkungan universitas.

“Begitu menerima informasi bencana, pimpinan universitas langsung bergerak. Tim ini diberangkatkan sebagai delegasi resmi Undana untuk menjalankan misi kemanusiaan di Sumatera,” jelasnya.

Adapun mahasiswa yang tergabung dalam misi ini yakni Jems Ananda Salomo Baun, Armando Banabera, Maria Servince Olla, Yusuf Usman, Yosefaldhy Nomleni, dan Aprianus Irendy Tua Gare. Mereka didampingi oleh Fransiskus W. Dambu sebagai pendamping resmi universitas guna memastikan keselamatan serta efektivitas kerja tim di lapangan.

Rektor Undana juga berpesan agar para mahasiswa senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan, serta mendokumentasikan seluruh aktivitas sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran institusi. Ia turut mengapresiasi semangat sukarela mahasiswa yang bersedia terjun langsung membantu masyarakat di tengah keterbatasan.

Pelepasan tim ini semakin menegaskan posisi Universitas Nusa Cendana sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga responsif terhadap isu-isu kemanusiaan. Kehadiran delegasi Undana di wilayah bencana diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi korban sekaligus menumbuhkan nilai kepedulian sosial di kalangan generasi muda Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)