Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersikap tegas menyikapi insiden tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat.
Gubernur mengecam keras kelalaian pihak otoritas pelabuhan maupun penyedia jasa wisata yang dinilai mengabaikan peringatan cuaca buruk dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“KSOP, pemilik kapal, dan agen wisata harus patuh. Jangan main-main, ini sudah berulang kali terjadi di Labuan Bajo dan menyangkut nyawa,” tegas Gubernur Melki Laka Lena pada Senin (29/12/2025).
Menurutnya, insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar harus menjadi evaluasi serius bagi seluruh pihak terkait.
Gubernur Melki menyampaikan bahwa saat ini dirinya tengah mengikuti rapat bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta BMKG untuk membahas langkah-langkah antisipatif ke depan.
Ia menekankan pentingnya menjadikan informasi cuaca dari BMKG sebagai rujukan utama dan melarang pemaksaan pelayaran saat kondisi cuaca ekstrem.
“Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi pemerintah pusat dan daerah. Kami akan mengambil langkah khusus agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya.
