Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ende, RakyatNTT.ID – PSN Ngada menegaskan dominasinya di kancah sepak bola NTT dengan meraih trofi ETMC ke-9 usai mengalahkan Persena Nagekeo 2-0 di final Piala Gubernur Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Jumat (5/12/2025).
Selain meraih trofi ETMC, PSN Ngada juga mendapatkan hadiah uang tunai Rp200 juta. PSN Ngada juga akan mengikuti kualifikasi Liga 3 Nusantara Bersama Persena Nagekeo dan Bajak Laut FC.
Jalannya Pertandingan
PSN Ngada yang tampil dengan skuad terbaiknya langsung menekan pertahanan Persena Nagekeo di awal-awal babak pertama. Baru di menit ke-3, PSN Ngada sudah mendapatkan tendangan pojok. Namun bola yang meluncur deras mengarah ke luar gawang Persena.
Dua menit kemudian terjadi kemelut di depan gawang Persena Nagekeo yang dikawal Reyn Bily. Namun bola liar masih bisa dihalau dengan baik oleh bek Persena.
Peluang emas pun datang di menit-11. Melalui sebuah serangan balik cepat, Kapten PSN Ngada, Heron Ago (6) yang mendapatkan bola mengecoh dua bek Persena dan melepas tendangan keras menggunakan kaki kiri. Bola meluncur deras ke gawang dan tak bisa dibendung Reyn Bily. PSN Ngada memimpin 1-0.
Selepas gol itu, Persena mulai agresif menyerang. Serangan ke pertahanan PSN Ngada di menit ke-12 hanya menghasilkan free kick. Namun bola masih bisa diantisipasi dengan mudah oleh kiper PSN Ngada, Edo Muga. Persena kembali menyerang gawang PSN di menit ke-14, namun solidnya lini bertahan PSN menyulitkan Persena membuka ruang tembak.
Melihat lini depan Laskar Seka Talo yang masih tumpul, coach Erastus Marianus mengganti dua pemainnya sekaligus di menit ke-17.
PSN Ngada kembali mengancam di menit ke-20 melalui serangan bergelombang ke lini pertahanan Persena. Bram (27) terpaksa dijatuhkan bek Persena di dekat kotak penalty. Free kick dilakukan Hiron Liko (29). Bola sepakannya menikung ke pojok kanan atas gawang Reyn Bily. PSN menambah skor jadi 2-0.
Untuk meredam agresifitas Laskar Jaramasi, pada menit ke-23 coach Erastus menarik keluar Levi Mole (5) dan memasukkan Jundena Mbusa (9) untuk menambah daya gedor lini depan. Hasilnya beberapa kali serangan Persena cukup membahayakan. Menit ke-35 Persena mendapat free kick di depan area pertahanan PSN. Free kick dilakukan Desmon Nenobais (22), namun masih bisa diblok pagar betis yang dibangun PSN.
Tak menyerah, Persena terus berupaya membalas gol PSN. Pada menit ke-37 sebuah tendangan voli Persena masih melayang tipis di atas mistar gawang Edo Muga. Itu menjadi peluang terakhir Persena ke gawang PSN di babak pertama. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan PSN Ngada 2-0.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling adu serangan. Menit ke-51 free kick untuk Persena namun masih bisa ditepis Edo Muga dan menghasilkan tendangan pojok.
Persena kembali menyerang di menit ke-55, namun masih kesulitan membobol gawang PSN. Menit ke-57 coach Kletus Ghabe menarik Yohanes Raja (27) dan memasukkan Jois Bawo (2) untuk memperkuat benteng pertahanan PSN.
Hasilnya di menit ke-70 PSN Ngada nyaris menambah keunggulan, namun sepakan Heron masih bisa diamankan Reyn Bily. Skor masih 2-0 untuk keunggulan PSN.
Us Bhara (17) yang baru dimasukkan coach Kletus menambah tajam sayap kanan PSN Ngada dan membuat barisan pertahanan Persena harus bekerja ekstra keras. Namun belum mampu menambah gol. Menit ke-75, terjadi kemelut di gawang PSN, namun Edo Muga tampil gemilang menahan gempuran Laskar Seka Talo. Hingga wasit Stefen Betakore meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, tak ada tambahan gol.
PSN Ngada pun mengukuhkan diri sebagai kampiun ETMC XXXIV. Laskar Jaramasi akhirnya menjinakkan magis Marilonga setelah tiga menjadi finalis di Marilonga sejak tahun 1999. (rnc)
