Melihat lini depan Laskar Seka Talo yang masih tumpul, coach Erastus Marianus mengganti dua pemainnya sekaligus di menit ke-17.

PSN Ngada kembali mengancam di menit ke-20 melalui serangan bergelombang ke lini pertahanan Persena. Bram (27) terpaksa dijatuhkan bek Persena di dekat kotak penalty. Free kick dilakukan Hiron Liko (29). Bola sepakannya menikung ke pojok kanan atas gawang Reyn Bily. PSN menambah skor jadi 2-0.

Untuk meredam agresifitas Laskar Jaramasi, pada menit ke-23 coach Erastus menarik keluar Levi Mole (5) dan memasukkan Jundena Mbusa (9) untuk menambah daya gedor lini depan. Hasilnya beberapa kali serangan Persena cukup membahayakan. Menit ke-35 Persena mendapat free kick di depan area pertahanan PSN. Free kick dilakukan Desmon Nenobais (22), namun masih bisa diblok pagar betis yang dibangun PSN.

Tak menyerah, Persena terus berupaya membalas gol PSN. Pada menit ke-37 sebuah tendangan voli Persena masih melayang tipis di atas mistar gawang Edo Muga. Itu menjadi peluang terakhir Persena ke gawang PSN di babak pertama. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan PSN Ngada 2-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim saling adu serangan. Menit ke-51 free kick untuk Persena namun masih bisa ditepis Edo Muga dan menghasilkan tendangan pojok.