“Perbedaannya terletak pada bagaimana kita merespons situasi dan bergerak dari sekadar bertahan hidup menuju solusi,” ujar Firdaus.

Ia juga menyoroti tiga kekuatan utama yang saat ini menggerakkan dunia, yakni informasi, uang, dan energi. Dalam konteks pers nasional, Firdaus menegaskan pentingnya orientasi pada peningkatan kualitas pemberitaan serta demokratisasi pengetahuan melalui informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

Setelah sambutan Ketua Umum SMSI, acara dilanjutkan dengan pengarahan dari Dewan Pembina SMSI Pusat, Mayjen (Purn) Joko Warsito, S.Ip.

Iklan

Memasuki agenda utama, Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menyampaikan sambutan pembukaan yang menekankan peran ide, tulisan, dan etika dalam membangun peradaban. Ia menegaskan bahwa perubahan besar selalu bermula dari kekuatan gagasan.

“Semua gerakan besar dimulai dari the power of ideas. Ketika ide dituangkan menjadi informasi, ditulis, dan didiskusikan, itulah yang menjadi panduan bagi pers yang maju,” tutur Komaruddin.

Ia juga mengajak insan pers untuk tidak larut dalam arus persoalan, tetapi mampu mengelola dan menyelesaikan masalah dengan metodologi yang tepat serta berlandaskan nilai-nilai kebenaran, kebaikan, keindahan, kedamaian, dan kemerdekaan.