Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pekan lalu, Trump bahkan memerintahkan blokade kapal tanker minyak yang dikenai sanksi, serta membuka kemungkinan kampanye darat terhadap negara Amerika Selatan tersebut.
Dari sisi ekonomi global, pekan ini pasar akan mencermati agenda data ekonomi AS yang padat pada 23 Desember, meski perdagangan berlangsung lebih singkat akibat libur Natal. Data yang dinanti antara lain Perubahan Ketenagakerjaan ADP empat minggu, pertumbuhan ekonomi kuartal III, Pesanan Barang Tahan Lama Oktober, serta Produksi Industri Oktober–November.
Sementara dari sentimen domestik, Ibrahim menilai perekonomian Indonesia ke depan masih menghadapi tantangan berat, baik dari faktor global maupun dalam negeri. Meski demikian, peluang pertumbuhan tetap terbuka di tengah tekanan eksternal dan internal.
“Berbagai lembaga internasional, termasuk IMF, memproyeksikan kondisi ekonomi global 2026 tidak akan lebih baik dibandingkan 2025,” ujarnya.
Ia mengingatkan perlambatan ekonomi mitra dagang utama Indonesia, meningkatnya ketidakpastian perdagangan internasional, serta dinamika geopolitik global perlu diantisipasi secara serius.
Dari dalam negeri, tantangan datang dari melemahnya daya beli kelas menengah, risiko inflasi pangan, penurunan investasi asing di luar sektor hilirisasi, serta dampak bencana alam.
