So’E, RakyatNTT.ID Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI di Halaman Kantor Bupati TTS, Senin (1/12/2025) pukul 08.00 Wita.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh makna, dipimpin langsung oleh Bupati TTS Eduard Markus Lioe, SH., MH.

Acara tersebut turut dihadiri Forkopimda TTS, Ketua TP PKK, Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, pimpinan OPD, para kabag, camat, lurah, serta seluruh ASN lingkup Pemkab TTS.

Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Mewujudkan Indonesia Maju

HUT KORPRI tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Mewujudkan Indonesia Maju”, yang menegaskan komitmen ASN untuk tetap solid, berintegritas, mandiri, serta menjadi kekuatan moral dan profesional dalam pelayanan publik.

Momentum peringatan ini juga menjadi refleksi penting bagi ASN untuk terus memperkuat peran sebagai penyelenggara pemerintahan dan pelayan masyarakat.

Sambutan Ketua Umum KORPRI Dibacakan Bupati TTS

Dalam amanatnya, Bupati Eduard Lioe membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota KORPRI harus meningkatkan pengabdian melalui pelayanan yang tulus, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada kemajuan bangsa.

Disampaikan pula sejarah terbentuknya KORPRI melalui Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971 oleh Presiden Soeharto pada 29 November 1971.

“Selamat Ulang Tahun ke-54 kepada seluruh anggota KORPRI di manapun bertugas,” demikian amanat yang dibacakan Bupati Eduard Lioe.

Ia juga menyampaikan penghargaan atas dedikasi ASN dalam menjalankan tugas negara selama lebih dari setengah abad.

ASN Diminta Fokus Kawal APBN/APBD dan Menjadi Perekat Bangsa

Bupati Eduard Lioe yang akrab disapa Buce menegaskan peran KORPRI sebagai bagian integral pemerintahan. ASN disebut memiliki tanggung jawab besar sebagai perancang kebijakan, pelaksana pelayanan publik, hingga perekat bangsa.

Ia juga menyoroti peran ASN dalam mengawal implementasi anggaran negara:

  • APBN Rp 3.600 triliun
  • APBD Rp 1.300 triliun

Karena itu, seluruh anggota KORPRI diminta fokus mewujudkan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

Delapan Tekad “Sikap KORPRI Siaga”

Pada penghujung sambutan, Bupati TTS menyampaikan Delapan Tekad Sikap KORPRI Siaga yang wajib diimplementasikan seluruh ASN:

  1. Memperkuat persatuan dan soliditas KORPRI dengan setia pada Pancasila dan NKRI.
  2. Menegakkan netralitas dan integritas, menjauhi politik praktis.
  3. Meningkatkan profesionalisme dan kompetensi berbasis merit.
  4. Menguatkan semangat pengabdian dan pelayanan yang empatik dan solutif.
  5. Mendorong inovasi dan adaptasi digital dalam transformasi birokrasi.
  6. Mengawal anggaran dan mencegah kebocoran keuangan negara.
  7. Mengawal reformasi birokrasi untuk menuntaskan persoalan kemiskinan dan layanan publik.
  8. Menjaga nama baik KORPRI dan ASN sebagai kekuatan moral bangsa.

Seluruh poin tersebut merupakan arahan Ketua Umum KORPRI untuk menjaga kekompakan ASN se-Indonesia.

ASN TTS Diminta jadi Teladan Pelayanan Publik

Bupati Eduard Lioe juga menegaskan bahwa ASN TTS harus menjadi contoh dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, bersih, dan berintegritas. Ia mengajak seluruh ASN menjaga disiplin, etika profesi, serta mendukung pembangunan daerah menuju TTS yang lebih maju.

Upacara ditutup dengan doa bersama dan penghormatan kepada para ASN yang telah mengabdi bagi negara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan.

Dengan semangat HUT KORPRI ke-54, Pemkab TTS berharap ASN semakin solid, profesional, serta mampu menjawab tantangan zaman demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berkeadilan. (rnc26)