Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
So’E, RakyatNTT.ID – Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, menegaskan bahwa meski Jalur Kolonakaf bukan merupakan jalan kabupaten, pemerintah daerah tetap mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan darurat.
Alasannya, masyarakat yang menggunakan jalur tersebut mayoritas merupakan warga TTS, sehingga kondisi akses jalan menjadi perhatian penting.
“Status jalan ini memang jalan alternatif dari jalan provinsi yang rusak total akibat longsor. Masyarakat yang melintas ini masyarakat TTS, sehingga kita harus turun tangan. Saya bersama Ibu Ketua DPRD TTS dan anggota hadir untuk melihat langsung kondisi jalan,” jelas Bupati, Kamis (4/12/2025).
Perbaikan Bersifat Darurat, Pembangunan Permanen Tunggu Koordinasi dengan Provinsi
Menurut Eduard, perbaikan yang dilakukan saat ini masih bersifat darurat agar arus lalu lintas orang, kendaraan, dan barang tetap berjalan. Untuk penanganan jangka panjang, Pemkab TTS tetap akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT.
“Dengan koordinasi yang baik, kita harap ada kolaborasi. Penanganan sementara kita lakukan sekarang, tetapi pembangunan permanen akan dikerjakan oleh pemerintah provinsi, baik Dinas PUPR maupun balai jalan,” tegasnya.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

