Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Langkah ini diambil demi keselamatan wisatawan dan untuk mendukung kelancaran operasi SAR sesuai standar yang berlaku,” ujar Widiyanti.
Tim SAR dijadwalkan melanjutkan operasi pencarian korban selama tujuh hari sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, Kementerian Pariwisata menugaskan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) untuk memantau langsung kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
Insiden kecelakaan kapal wisata Labuan Bajo ini juga menarik perhatian internasional. Sebelumnya diberitakan, Fernando Martin, pelatih tim cadangan perempuan Valencia CF Femenino B, bersama tiga anaknya termasuk di antara penumpang yang hingga kini belum ditemukan. Kabar tersebut menimbulkan duka mendalam di kalangan komunitas sepak bola Eropa dan masyarakat internasional.
Tragedi ini bermula saat KM Putri Sakinah yang membawa 11 orang—termasuk wisatawan, awak kapal, dan pemandu—mengalami gangguan mesin di kawasan Taman Nasional Komodo. Kapal kemudian dihantam gelombang besar hingga akhirnya tenggelam.
Pemerintah mengimbau wisatawan dan pelaku usaha pariwisata untuk mematuhi kebijakan sementara ini demi keselamatan bersama, sembari menunggu perkembangan lebih lanjut dari hasil evaluasi kondisi cuaca dan perairan di Labuan Bajo. (*/rnc)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

