Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Akibat insiden tersebut, dua orang kru kapal mengalami luka berat, yakni Edy Hilsandy dan Aryadi Wali (41), warga Desa Golo Mori, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat. Keduanya langsung dilarikan dan dirawat intensif di RS Siloam Labuan Bajo.
Edy Hilsandy mengalami luka bakar di kedua tangan dari pergelangan hingga lengan, serta luka bakar pada kedua kaki dari betis hingga paha. Sementara Aryadi Wali menderita luka bakar di pergelangan tangan hingga lengan, kedua kaki, serta bagian wajah.
Aryadi Wali yang berada di bagian palka kapal saat kejadian mengaku melihat percikan api dari accu mesin bagian kanan, sebelum akhirnya terjadi ledakan. Dalam kondisi panik, ia berusaha melindungi penumpang dan membantu proses evakuasi meski tidak sempat menginstruksikan penggunaan life jacket.
Sementara itu, Adrianus Jemahan sempat memberikan arahan singkat kepada para wisatawan. Ia bahkan berupaya memadamkan api dengan menimba air laut dan mencoba mengambil alat pemadam api ringan (APAR) di kamar kapten. Namun karena api semakin membesar, Adrianus akhirnya memutuskan meloncat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Speed boat Lacoco saat ini masih berada di lokasi kejadian dan telah lego jangkar di perairan dangkal Pulau Monyet. Pihak berwenang menduga kuat sumber kebakaran berasal dari accu mesin bagian kanan, sementara taksasi kerugian material masih dalam proses penghitungan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

