Jakarta, RakyatNTT.ID Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025). IHSG terkoreksi 0,61% atau turun 53,51 poin ke posisi 8.657.

Sepanjang perdagangan, total volume saham yang ditransaksikan mencapai 54,21 miliar saham dengan nilai transaksi Rp26,17 triliun, melalui 3,11 juta kali transaksi. Tercatat 432 saham melemah, 250 saham menguat, dan 119 saham stagnan.

Pergerakan Sektoral IHSG

Mayoritas sektor tertekan dan menjadi penekan utama indeks. Sektor non-siklikal mencatat pelemahan terdalam.

Sektor yang melemah:

  • Teknologi: turun 0,27%
  • Energi: turun 0,25%
  • Kesehatan: turun 0,52%
  • Keuangan: turun 0,15%
  • Siklikal: turun 0,12%
  • Non-siklikal: turun 0,74%

Sementara itu, beberapa sektor justru mampu menopang indeks di zona hijau.

Sektor yang menguat:

  • Infrastruktur: naik 0,06%
  • Transportasi: naik 0,11%
  • Industri: naik 0,54%
  • Bahan baku: naik 0,18%
  • Properti: naik 1,88%

Sektor properti menjadi yang paling dominan dalam memberikan dorongan positif di tengah tekanan pasar.

Top Gainers

Tiga saham dengan kenaikan tertinggi hari ini yakni:

  • PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) — naik 34,97% ke Rp193
  • PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) — naik 34,02% ke Rp130
  • PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) — naik 24,87% ke Rp1.205

Top Losers

Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terdalam:

  • PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) — turun 10,23% ke Rp79
  • PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) — turun 10,17% ke Rp530
  • PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) — turun 7,14% ke Rp91

Perdagangan hari ini menunjukkan tekanan cukup kuat pada mayoritas sektor, meski sejumlah saham masih mencatatkan penguatan signifikan. IHSG akan kembali diuji pada perdagangan berikutnya di tengah dinamika pasar global dan domestik. (*/rnc)