Larantuka, RakyatNTT.ID Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Adonara Timur, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu banjir di dua desa pada Kamis (18/12/2025) siang.

Dua desa yang terdampak adalah Desa Terong dan Desa Lamahala yang letaknya saling berdampingan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, puluhan rumah warga dilaporkan terendam air akibat luapan sungai.

Warga Desa Terong, Usman Lilie, mengatakan banjir terjadi setelah dua kali di wilayah Tengah dan Barat Desa Terong meluap akibat hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam.

“Ada dua kali yang meluap hingga masuk ke pemukiman warga,” ujar Usman pada Kamis petang.

Sementara itu, Kepala Desa Terong, Amir Hamzah Aziz, mengungkapkan sedikitnya 20 rumah warga terdampak banjir. Menurutnya, meluapnya air ke kawasan permukiman disebabkan talud penahan banjir yang tidak mampu menahan debit air yang meningkat drastis.

“Ada sekitar 20 rumah yang terdampak. Saat ini warga bergotong royong membersihkan puing-puing dan material sisa banjir,” kata Amir.

Hingga Kamis malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur masih melakukan pendataan dampak banjir di dua desa tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Flores Timur, Avelina Manggota Hallan, menyebutkan tim Pusdalops masih berada di lapangan untuk mengumpulkan data.

“Tim Pusdalops masih mencari dan menghimpun data. Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah datanya lengkap,” ujarnya.

BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat curah hujan di wilayah Flores Timur masih cukup tinggi. (*/rnc)