Apresiasi juga disampaikan perwakilan Guru Besar FKKH, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., yang mengajak seluruh pihak menerima hasil Pildek dengan lapang dada. Ia menekankan pentingnya menjaga capaian positif yang telah diraih sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan melalui semangat kebersamaan.

Nuansa rekonsiliasi turut mengemuka dari para kandidat lainnya. drh. Elisabet Tangkonda secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Dr. Christina dan berharap visi serta misi ketiga calon dapat disinergikan.

Hal senada disampaikan Dr. drh. Novalino H. G. Kalau, yang berharap ide-ide progresif dari seluruh calon dapat diakomodasi demi percepatan kemajuan FKKH.

Iklan

Dalam pernyataan kemenangannya, Dr. Christina Olly Lada menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh Senat dan Rektorat Undana. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja secara kolaboratif serta membuka ruang bagi gagasan-gagasan konstruktif dari seluruh sivitas akademika.

Usai penandatanganan berita acara pemilihan, nama Dr. Christina Olly Lada akan diusulkan kepada Rektor Undana untuk ditetapkan sebagai Dekan FKKH Undana definitif. Pelantikan resmi diharapkan menjadi titik awal penguatan kualitas riset, pelayanan kesehatan, serta pengabdian masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)