Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ende, RakyatNTT.ID – Bajak Laut FC menciptakan sejarah baru. Klub asal Labuan Bajo ini menjejaki semifinal usai dua kali tampil di ETMC. Sejarah itu tercipta usai menyingkirkan PS Malaka 6-4 dalam drama 120 menit di Stadion Marilonga, Minggu (30/11/2025) malam.
Laga Bajak Laut vs PS Malaka juga mencatatkan rekor baru di ETMC. Sebanyak 10 gol tercipta. Dua striker dari masing-masing tim menciptakan hattrick dalam satu pertandingan. Terjadi come back walaupun 2 kali tertinggal, bahkan dengan selisih 2 gol.
Yoris Nono, striker Bajak Laut FC mencetak hattrick dalam laga dramatis itu. Walau dua kali tertinggal dengan skor meyakinkan dari PS Malaka, namun tak surut semangatnya mencari peluang mencetak gol. Pun demikian di kubu PS Malaka, Yoko Jehaman mencetak hattrick dan membawa Laskar Manu Meo di ambang kemenangan. Keduanya menyajikan pertandingan yang dramatis.
Dengan kemenangan ini, Laskar Anak Kota akan menantang PSN Ngada di babak semifinal. Ini laga penuh gengsi, mengingat sang striker Yoris Nono akan melawan klub yang telah membesarkan namanya.
Jalannya Pertandingan
Laskar Manu Meo mengagetkan seisi Stadion Marilonga dengan gol cepatnya pada menit ke-4. Berawal dari free kick di sisi kiri pertahanan Bajak Laut. Yoko Jehaman menerima bola di kotak penalti kemudian melewati salah satu bek Bajak Laut lalu memberikan assist kepada Dwikie Jehaman yang berdiri bebas di sisi kiri gawang. Tanpa hambatan ia merobek jala gawang Bajak Laut FC.
Unggul 1-0, PS Malaka kian percaya diri memainkan bola. Saling serang kedua tim pun terjadi. Akhirnya pada menit ke-23 sebuah serangan balik cepat dilakukan Bajak Laut FC ke pertahanan PS Malaka. Yoris Nono yang dipepet ketat bek PS Malaka mengirim umpan kepada Aldi Ngoe yang berlari di sisi kanan pertahanan PS Malaka. Setelah mengecoh defender PS Malaka, ia melepas sepakan keras kaki kanan. Bola pun meluncur ke pojok kiri atas gawang PS Malaka. Bajak Laut FC menyamakan skor 1-1.
Namun, skor itu tak bertahan lama. Hanya berselang beberapa detik, PS Malaka kembali menjebol gawang Bajak Laut FC. Kali ini melalui kaki striker Yoko Jehaman. Yoko yang berlari cepat dari sisi kanan pertahanan Bajak Laut menerima umpan dari sisi kanan dan dengan mudah mengeksekusi bola ke gawang Bajak Laut. PS Malaka kembali unggul 2-1.
PS Malaka kemudian memperlebar jarak keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-38. Bola free kick yang didapat PS Malaka diarahkan langsung ke pertahanan Bajak Laut. Yoko berebutan dengan salah satu bek Bajak Laut. Bola disundul Yoko ke gawang. Penjaga gawang yang sudah telanjur maju gagal mengantisipasi bola.
Drama masih terus terjadi di Marilonga. Pada menit ke-45+2, striker Bajak Laut FC, Yoris Nono mencatatkan Namanya di papan skor. Terjadi kemelut di mulut gawang PS Malaka. Yoris yang lepas dari kawalan menanduk bola ke gawang dan tak bisa dijangkau keeper PS Malaka. Bajak Laut memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 sekaligus menutup drama babak pertama.
Memasuki babak kedua, Bajak Laut langsung menggempur pertahanan PS Malaka. Namun beberapa kali sepakan ke arah gawang masih bisa diantisipasi keeper, Josu. Petaka bagi Bajak Laut di menit ke-46. Yoko yang lepas dari jebakan offside melakukan solo run dan sukses mengecoh keeper Bajak Laut FC. Yoko mencetak hattrick sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Hattrick Yoko juga membawanya memimpin top skor sementara ETMC 2025 dengan total 8 gol. Namun sayang, gol ini menjadi gol terakhirnya sekaligus gol terakhir PS Malaka di ETMC 2025.
Tertinggal 2 gol, Bajak Laut tak menyerah. Bahkan kian beringas dengan long ball yang terus dilakukan ke area pertahanan PS Malaka. Duel-duel menarik tersaji di lini tengah. Beberapa kali gawang PS Malaka terancam, namun Bajak Laut masih gagal mencetak gol ketiga.
Keberuntungan baru datang pada menit ke-56, Suharman yang tak terkawal di sisi kiri pertahanan PS Malaka dengan tendangan mendatarnya dengan mudah membobol gawang PS Malaka. Bajak Laut memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4.
Gol itu kian membuat Bajak Laut bersemangat mengalirkan bola dari kaki ke kaki dan terus mencoba membuka pertahanan PS Malaka. Serangan silih berganti digencarkan ke lini pertahanan PS Malaka. Sesekali PS Malaka lakukan serangan balik, namun gagal mencetak gol.
Dewi Fortuna seolah berpihak pada Bajak Laut. Pada menit ke-63, terjadi serangan ke area pertahanan PS Malaka. Arif Munandar melepas umpan crossing ke sisi kiri pertahanan PS Malaka dan disambut dengan heading Yoris Nono. Bola yang meluncur deras itu tak bisa dibendung hingga merobek jala gawang PS Malaka. Seisi Stadion Marilonga meledak menyambut gol penyama kedudukan. Skor pun berubah 4-4.
Selepas gol tersebut, tensi permainan kian tinggi. Serangan silih berganti digencarkan. Beberapa kali terjadi kemelut di area gawang kedua tim namun tak ada lagi tambahan gol hingga babak kedua usai.
Penentuan pemenang berlanjut ke babak extra time 2×15 menit. Namun baru dua menit laga berjalan, Andreas Logo berhasil membobol gawang PS Malaka. Tendangan volinya dari luar kotak penalti tak bisa dijangkau Josu. Bajak Laut berbalik mempimpin 5-4. Hingga babak pertama extra time usai, tak ada lagi gol tercipta.
Memasuki babak kedua extra time, kedua tim bermain lebih agresif. Bajak Laut berupaya mempertahankan kemenangan, sementara PS Malaka memburu gol untuk menyamakan skor.
Namun, semesta seolah memihak Bajak Laut FC. Pada menit ke-108, melalui sebuah counter attack cepat, Charles Bhuru melakukan crossing dari sisi kanan gawang PS Malaka. Yoris Nono yang tak terkawal melakukan heading dan berhasil menjebol gawang PS Malaka untuk ketiga kalinya. Bajak Laut pun memperlebar keunggulan menjadi 6-4 sekaligus menutup laga penuh drama tersebut.
Dengan kemenangan itu, Bajak Laut mencatat sejarah melangkah ke babak semifinal ETMC untuk pertama kalinya setelah dua kali mencoba keberuntungan di turnamen ETMC.
Pada penampilan perdananya di ETMC XXXIII Kota Kupang, klub perorangan asal Manggarai Barat ini sudah membuat kejutan dengan mengalahkan tuan rumah Persekota Koepang melalui drama adu penalti di babak 16 besar. Sayangnya kala itu, Bajak Laut kalah 0-3 dari Perseftim di babak perempatfinal usai bermain dengan 10 orang di babak kedua. (rnc)
