Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Jakarta, RakyatNTT.ID – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas bersama Himpunan Kawasan Industri (HKI) dan PT Pindad resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat perencanaan kawasan industri prioritas dalam RPJMN 2025–2029 serta mempercepat pengembangan Program Mobil Nasional yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal penting dalam menyelaraskan kebijakan lintas sektor sekaligus membangun ekosistem industri otomotif nasional yang terintegrasi, mulai dari kawasan industri, rantai pasok, hingga penguasaan teknologi manufaktur.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa Indonesia kini memasuki fase baru dalam upaya panjang mewujudkan kemandirian industri otomotif nasional. Ia menekankan pentingnya pembangunan kawasan industri yang terencana, penguatan rantai pasok, serta integrasi teknologi agar industri nasional memiliki daya saing kuat di tingkat global.
“Ini adalah sejarah baru untuk melanjutkan milestone yang belum selesai. Membuat mobil bisa, membuat pabrik mobil bisa, tetapi membangun industri mobil nasional belum tentu bisa. Tanpa kawasan industri yang terintegrasi, pengembangan industri mobil nasional tidak akan optimal karena ekosistem rantai pasoknya harus dibangun secara menyeluruh,” ujar Rachmat dalam keterangan tertulis, Minggu (14/12/2025).
