Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – SEA Games 2025 Thailand telah berakhir. Dalam peroleh medali, Indonesia berada di posisi runner-up setelah tuan rumah Thailand, dengan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu.
Yang menarik, medali yang diraih kontingen Indonesia, turut disumbangkan oleh atlet-atlet asal Nusa Tenggara Timur. Di cabang olahraga (cabor) Pencak Silat, Muhammad Zaky Zikrillah Prasong yang bertanding di Kelas C Putra (55-60 kg) berhasil menyumbangkan medali emas. Sedangkan rekannya Antonius Efrem Tuke Eduk yang bertanding di Kelas A Putra (45-50Kg) menyabet medali perunggu.
Selanjutnya dari cabor Futsal khususnya tim putri yang berhasil menyabet medali perak, ada dua pemain inti dari NTT. Keduanya adalah Quesepina Astin Olin dan Asella Terecita Lukuaka. Terakhir dari cabor voli putra yang sukses meraih medali perak, dimana salah satu pemain berasal dari Ngada yakni Kristoforus Sina.
“Ada sembilan atlet asal NTT yang berlaga di beberapa cabor di ajang SEA Games kali ini. Lima diantaranya berhasil menyumbangkan medali. Menang kalah itu nomor dua. Tapi kita bersyukur atlet NTT sangat berprestasi di even bergengsi ini. Buktinya dalam semua ajang perlombaan, mereka tampil luar biasa,” ungkap Ketua KONI NTT, Yosef Nae Soi kepada wartawan usai syukuran sederhana bersama tiga atlet berprestasi di kediamannya di Kupang, Minggu malam (21/12/2025).
Menurut Yosef Nae Soi, adalah hal yang biasa ketika orang berprestasi dengan fasilitas yang memadai. Tapi anak-anak NTT luar biasa karena bisa berprestasi di tengah situasi yang serba terbatas.
“Ada istilah Latin, qui certat legitime, coronatur, barang siapa yang berjuang secara sah dan tidak putus asa, dia akan mendapatkan mahkota. Jadi mahkota ini selain untuk para atlet, saya juga berikan kepada induk organisasi yang sudah bekerja keras mempersiapkan atlet dan panitia yang terlibat langsung di Bangkok,” ujar mantan Gubernur NTT itu.
Soal penghargaan untuk atlet berprestasi, Yosef Nae Soi menyebut ada bonus dari pemerintah pusat sebagaimana janji Presiden Prabowo. Sedangkan penghargaan dari pemerintah daerah, sedang diperjuangkan KONI NTT.
“Atlet-atlet yang berprestasi di PON, kita kasih rumah, apalagi ini levelnya SEA Games. Saya kira mereka layak dapat penghargaan untuk memacu semangat agar lebih berprestasi. Tapi kita serahkan ke Pemda untuk sesuaikan dengan kondisi keuangan,” terangnya.
Dengan prestasi ini, Yosef Nae Soi optimis atlet-atlet muda asal NTT bisa berlaga di even internasional selanjutnya seperti ASEAN Games di Jepang.
“Terima kasih sudah mengharumkan nama NTT di kancah internasional. Tapi ingat, kesombongan adalah permulaan dari kejatuhan. Jadi harus rendah hati, supaya di tetap berprestasi,” pungkas Yosef Nae Soi yang pada SEA Games 2025 juga dipercayakan sebagai Chief Admission (CA) Tim Indonesia.
Untuk diketahui, acara syukuran sederhana di kediaman Yosef Nae Soi selain dihadiri tiga atlet yakni Kristoforus Sina, Quesepina Astin Olin dan Asella Terecita Lukuaka, juga dihadiri sejumlah ketua dan pengurus organisasi cabor. Diantaranya Ketua IPSI NTT, dr. Messerasi Ataupah, Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto, dan Ketua PBVSI NTT, Winston Rondo. Turut hadir Sekretaris KONI NTT, Lambertus Ara Tukan serta keluarga para atlet, dan sejumlah tokoh masyarakat. (rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

