Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain itu, topografi wilayah yang sulit dijangkau juga menjadi kendala tersendiri dalam melakukan pendampingan bagi korban kekerasan di pedesaan.
Data dan Kondisi Sosial-Ekonomi Kabupaten TTS
Army Konay juga menyampaikan data terkini terkait profil demografis dan ekonomi Kabupaten TTS.
Kabupaten dengan luas 3.955,36 km² ini terdiri dari 32 kecamatan, 266 desa, dan 12 kelurahan dengan jumlah penduduk 475.346 jiwa, yang terdiri dari 239.748 perempuan dan 235.598 laki-laki.
Mayoritas masyarakat TTS bekerja di sektor pertanian dan peternakan, sementara partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi masih terbatas karena minimnya akses terhadap modal dan pelatihan kewirausahaan.
Upaya Pemerintah Daerah dalam Penanganan Kasus dan Pemberdayaan Ekonomi
Untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten TTS telah melakukan sejumlah langkah strategis.
Di antaranya, penguatan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di tingkat kabupaten, serta kerjasama lintas sektor dengan lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama, dan aparat penegak hukum.
“Kerja sama lintas sektor ini kami lakukan bersama LSM, tokoh masyarakat, pendidik, serta aparat hukum agar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa dicegah dan ditangani secara tuntas,” tutur Army Konay.
