Jakarta, RakyatNTT.ID Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan keberadaan tiga gangguan atmosfer berupa Bibit Siklon Tropis 95B, Bibit Siklon Tropis 92W, serta Siklon Tropis FINA yang terpantau di laut sekitar wilayah Indonesia. Ketiga sistem ini memberikan dampak berupa potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Bibit Siklon Tropis 95B

BMKG mencatat Bibit Siklon Tropis 95B berada di sekitar Selat Malaka, tepatnya di sebelah timur Aceh. Peluang bibit siklon ini berkembang menjadi siklon tropis masih rendah untuk 24–72 jam ke depan.

Bibit Siklon Tropis 92W

Gangguan atmosfer kedua, Bibit Siklon Tropis 92W, terdeteksi di wilayah Samudra Pasifik utara Papua dengan kecepatan angin 28 km/jam. Bibit siklon ini bergerak ke arah barat dan diperkirakan memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24–72 jam.

Iklan

Siklon Tropis FINA

Sementara itu, Siklon Tropis FINA yang berada di perairan barat Darwin, Australia, diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas dalam 24 jam ke depan.

“Setelah 24 jam, intensitasnya akan menurun dan bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam keterangannya, Minggu (23/11/2025).

Dampak Cuaca Ekstrem di Indonesia

Meski tidak berada langsung di wilayah Indonesia, ketiga siklon tersebut tetap memberikan dampak signifikan terhadap cuaca nasional. Potensi cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi diperkirakan terjadi hingga Senin, 24 November 2025.