Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
John menambahkan bahwa setiap tahun perusahaan asuransi memantau ketat musim badai di Amerika Utara, yang dapat mempengaruhi tren pasar asuransi properti.
“Pada 2025, hanya sedikit badai yang terjadi dan tidak ada yang berdampak signifikan,” jelasnya.
Dengan kondisi kompetitif yang terus berlangsung, John memperkirakan tren penurunan tarif pada kuartal III/2025 akan berlanjut, kecuali terjadi perubahan situasi besar yang tidak terduga.
Detail Penurunan Tarif Asuransi Global
Berdasarkan data Marsh Global Insurance Market Index, berikut rincian pergerakan tarif:
1. Asuransi Properti
- Turun 8% secara global
- Wilayah Pasifik mencatat penurunan terbesar 14%
- Wilayah lain berada pada rentang penurunan 3%–9%
2. Asuransi Kecelakaan
- Naik rata-rata 3% global
- AS naik 8%
- Wilayah lain bervariasi antara naik 1% hingga turun 7%
3. Asuransi Keuangan dan Profesional
- Turun 5% secara global
- Penurunan terjadi di seluruh wilayah
4. Asuransi Siber
- Turun 6% global
- Eropa turun 12%
- Amerika Latin, Karibia, dan Inggris turun 11%
Bagaimana Kondisi di Asia?
Di Asia, tarif asuransi turun 5% pada kuartal III/2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata global.
