Kupang, RakyatNTT.ID — Semangat kebangsaan dan persaingan ketat mewarnai babak final Cerdas Cermat Pancasila dan Kewarganegaraan (CCPKn) IV Tahun 2025 yang digelar Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PPKn FKIP Universitas Nusa Cendana (Undana).

Setelah melalui seleksi panjang yang melibatkan 23 tim, SMPK St. Theresia Kupang berhasil keluar sebagai juara pertama.

Babak final yang berlangsung di Aula FKIP Undana pada Rabu, 12 November 2025, menjadi puncak dari upaya mahasiswa Undana dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat karakter peserta didik di wilayah Indonesia Timur.

Iklan

Penguatan Karakter untuk Generasi Muda NTT

Kompetisi tahunan ini menyasar siswa-siswi tingkat SMP dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Jangkauan ini menunjukkan komitmen Undana dalam memberikan kontribusi pendidikan karakter pada tingkat regional.

Ketua Panitia CCPKn IV, Yohanes Suki, menjelaskan bahwa ajang ini digagas sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun nasionalisme generasi muda.

“Melalui CCPKn, kami ingin memperkuat karakter kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada peserta didik,” ujarnya.

Tema kegiatan selaras dengan semangat bela negara dan penguatan pendidikan karakter. Selain diuji soal Pancasila, UUD 1945, dan sistem pemerintahan, peserta juga dilatih mengenai sportivitas dan kerja sama tim.

Hasil Final: Persaingan Sengit dan Skor Ketat

Persaingan sejak babak 8 besar hingga final berlangsung ketat. Empat tim terbaik melaju ke babak puncak, dan setelah melalui sesi penentuan yang menegangkan, panitia menetapkan hasil sebagai berikut:

  • Juara 1: SMPK St. Theresia Kupang – 1850 poin
  • Juara 2: SMPK St. Yoseph Kupang
  • Juara 3: SMPK Giovanni Kupang
  • Juara Harapan 1: SMPK St. Yoseph Kupang – 750 poin

Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh jajaran dosen serta pimpinan Program Studi PPKn FKIP Undana kepada para pemenang.

Harapan Perluasan Peserta di Masa Depan

Guru pendamping SMPK St. Theresia Kupang menyampaikan kebanggaan atas capaian siswanya. Ia menilai CCPKn sebagai wadah positif bagi siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri dan memperluas wawasan kebangsaan.

“Semoga CCPKn ke depan dapat diikuti lebih banyak sekolah, bukan hanya dari Kota Kupang, tetapi juga dari seluruh wilayah NTT,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Program Studi PPKn FKIP Undana, Fredrik Lambertus Kollo, S.Pd., M.Pd., menutup kegiatan dengan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia. Ia menegaskan komitmen Undana untuk memperluas cakupan peserta hingga ke Kabupaten TTU, Belu, dan Malaka.

“Teruslah berlatih karena kemenangan hari ini tidak menjamin kemenangan di hari esok. Raihlah kemenangan yang lebih besar di masa mendatang,” pesannya.

Ajang CCPKn IV Undana 2025 kembali menegaskan pentingnya menanamkan semangat kebangsaan dan persaudaraan sejak dini, sebagai fondasi kuat bagi generasi penerus di Nusa Tenggara Timur. (*/rnc)