Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tambolaka, RakyatNTT.ID – Kasus keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Kali ini, puluhan siswa di SMA Manda Elu dilaporkan mengalami gejala mual, pusing, nyeri perut, hingga muntah setelah menyantap menu MBG pada Selasa (11/11/2025).
Menu yang disajikan berupa ayam goreng, nasi putih, sayur labu jepang, dan buncis. Tak lama usai makan, sejumlah siswa mulai mengeluh sakit hingga dilarikan ke RS Karitas Weetabula, RSUD Reda Bolo, dan puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan intensif.
Puluhan Siswa Dirawat di Rumah Sakit
Berdasarkan laporan sementara, sebagian besar korban menjalani rawat sementara dan infus karena mengalami dehidrasi dan lemas. Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, anggota masih ke lokasi baik sekolah maupun rumah sakit untuk mengecek korban. Jumlah pasti masih didata karena penyelidikan sedang berlangsung,” ujarnya dilansir dari digtara.com.
Diduga Menu MBG Sudah Basi
Dugaan sementara, menu MBG yang dikonsumsi para siswa sudah basi sebelum disajikan. Program MBG di SMA Manda Elu sendiri baru berjalan dua bulan terakhir, sebagai bagian dari program pangan bergizi gratis bagi pelajar di NTT.
Kasus Serupa Pernah Terjadi di Juli 2025
Kasus seperti ini bukan yang pertama. Pada Juli 2025, sebanyak 77 siswa SMA dan SMK di Kota Tambolaka juga mengalami gejala serupa usai menyantap menu MBG.
