Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ba’a, RakyatNTT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Rote Ndao menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas manajerial dan tata kelola koperasi desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Pelatihan pengurus KDMP di Kabupaten Rote Ndao digelar dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 18–20 November 2025 di Aula Kantor Camat Pantai Baru, diikuti 100 pengurus KDMP dari 50 desa di 5 kecamatan, yaitu Pantai Baru, Rote Timur, Landu Leko, Rote Tengah, dan Rote Selatan.
Sementara itu, gelombang kedua akan melibatkan 138 pengurus KDMP dari 6 kecamatan—Lobalain, Rote Barat Laut, Loaholu, Rote Barat, Ndao Nuse, dan Rote Barat Daya—yang dijadwalkan pada 25–27 November 2025 di Aula Kantor Camat Rote Barat Daya.
Kepala Dinas Koperindag Rote Ndao, Jhoni Manafe, SH, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Instruksi tersebut menegaskan bahwa KDMP harus menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan sebagaimana amanat UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1.
Ia menekankan bahwa KDMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang dirancang sebagai wadah ekonomi produktif berbasis masyarakat desa, dengan tujuan memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pendidikan dan pelatihan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus meningkatkan kapasitas usaha koperasi,” jelas Jhoni.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini didanai melalui daftar isian pelaksanaan anggaran dekonsentrasi Kementerian Koperasi dan UKM RI Tahun 2025.
Melalui peningkatan kapasitas pengurus, KDMP diharapkan dapat menjadi koperasi yang mandiri, transparan, akuntabel, dan efektif dalam melayani anggota serta mendorong perekonomian desa.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum strategis untuk membekali para pengurus agar lebih kompeten dan berdaya saing dalam mengelola usaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat,” tambahnya.
Para peserta dibekali materi manajemen, tata kelola, keuangan, hingga administrasi koperasi. Narasumber pada kegiatan ini adalah akademisi Universitas Nusa Lontar, Meysias F. P. Dama, SE, MM, serta Ketua Kopdit Sehati Ba’a, Martinus Bau Ikun, A.Md.
Materi pelatihan meliputi Manajemen Bisnis, Kemitraan dan Inovasi Pengelolaan Koperasi Merah Putih, Manajemen Keuangan, Pembukuan Dasar, Pembukuan Koperasi, serta Analisa Laporan Keuangan. Peserta juga dibagi dalam kelompok untuk praktik penyusunan Renstra Koperasi, pembuatan buku kas, neraca, serta mempresentasikan hasil kerja mereka untuk dinilai narasumber.
Kegiatan yang berlangsung tiga hari ini dikawal langsung oleh petugas Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT, Anggreini Bilaut dan Maria Arisanty Putri Tokan, serta dimonitor oleh Kadis Koperindag Rote Ndao, Jhoni Manafe, bersama Kabid Koperasi, Nelci J. Haning, S.Kom.
Turut hadir dalam pembukaan dan penutupan kegiatan, Camat Pantai Baru Micha Manubulu, S.Pi, serta para Pendamping atau Business Assistant (BA) KDMP se-Rote Ndao. (rnc12)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

