Kupang, RakyatNTT.ID — Pasar Alak resmi kembali diaktifkan oleh Perumda Pasar Kota Kupang pada Senin (10/11/2025). Sebanyak 89 pedagang menjadi pelopor dalam menghidupkan kembali aktivitas ekonomi rakyat di wilayah barat Kota Kupang.

Direktur Pemasaran Perumda Pasar, Maksi Nomleni, menjelaskan bahwa gedung Pasar Alak sebenarnya telah dibangun sejak tahun 2018. Aktivitas pasar sempat diuji coba namun harus terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Ini merupakan tindak lanjut arahan Pak Wali untuk segera mengaktifkan Pasar Alak. Hari ini kami resmi memulai kembali aktivitas perdagangan,” ujar Maksi Nomleni di lokasi Pasar Alak.

Iklan

Pedagang jadi Pelopor Geliat Ekonomi Baru

Maksi menegaskan bahwa ke-89 pedagang yang kini berjualan merupakan pelopor kebangkitan Pasar Alak. Mereka berkomitmen untuk terus berdagang di lokasi tersebut dan menjaga keberlangsungan pasar.

“Kami berharap para pedagang terus konsisten agar pasar ini hidup dan ramai kembali,” tambahnya.

Selain menghidupkan sektor ekonomi mikro, Pasar Alak juga diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat di wilayah barat Kota Kupang.

Kolaborasi Antarsektor Dorong Pengembangan Pasar

Menurut Maksi, Wali Kota Kupang Chris Widodo meminta agar seluruh pihak—baik TNI, Polri, DPRD, maupun sektor swasta—berkolaborasi untuk membangun pasar ini menjadi lebih baik.

“Kolaborasi menjadi kunci. Hari ini kita melihat Danramil hadir meninjau lapak pedagang, ada juga Anggota DPRD NTT Pak Filmon Loasana. Ini sinyal positif untuk kemajuan Pasar Alak,” jelasnya.

Perumda Pasar Bangun Sinergi dengan Warga Sekitar

Ke depan, Perumda Pasar berkomitmen menjalin kerja sama dengan pengelola perumahan dan masyarakat sekitar Alak, agar menjadikan Pasar Alak sebagai pusat belanja utama warga setempat.

“Kami ingin agar warga Alak tidak perlu jauh-jauh berbelanja kebutuhan rumah tangga. Semua sudah tersedia lengkap di Pasar Alak,” pungkas Maksi. (rnc04)