Ende, RakyatNTT.ID – Sang juara bertahan, Bintang Timur Atambua, akhirnya tersungkur di Marilonga. Kalah telak 1-3 dari Laskar Sandelwood- julukan Persewa Waingapu.

Kekalahan dari Persewa di Stadion Marilonga, Senin (17/11/2025) membuat Langkah Bintang Timur Atambua ke babak 16 besar kian berat. Pasalnya, saat ini BTA baru mengantongi 1 poin dari dua kali bertanding. Di laga perdana, Si Macan Batas hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PS Malaka.

Dengan hasil ini, Persewa telah mengantongi 3 poin sama dengan Persamba Manggarai Barat, namun Persamba masih menyisakan dua pertandingan. Di laga terakhir, BTA akan meladeni Persamba Manggarai Barat.

Iklan

Review Pertandingan Persewa vs BTA

Selepas peluit kick off dibunyikan, BTA berinisitaif untuk menekan pertahanan Persewa. Beberapa kali para pemain BTA melepas tendangan dari luar kotak penalty. Namun rapatnya pertahanan Persewa, membuat serangan BTA selalu kandas.

Beberapa kali pemain-pemain BTA malah terjebak offside. Sementara Persewa hanya mengandalkan serangan balik. Pada menit ke-17 terjadi pelanggaran di dekat kotak penalty BTA.

Tendangan bebas dilakukan dengan baik namun berhasil diblok barisan bek BTA. Bola rebound disapu oleh pemain Persewa Seviano Rihi namun bola masih sedikit melayang di atas mistar gawang BTA. Gawang BTA yang dikawal Muhamad Yudha pun selamat.

BTA terus menekan pertahanan Persewa melalui Crespo Hale, Fransiskus Tnome maupun Gregorio Silva namun selalu gagal menembus pertahanan Persewa yang dikawal Syarif Algadrie.

Petaka justru dating pada menit ke-32. Sebuah umpan panjang dari tengah lapangan langsung menghujam area kotak penalty BTA dan jatuh tepat di kaki Elpin Pulu Wali. Dengan kaki kanannya ia melepas sepakan keras ke arah gawang. Bola sempat mengenai tangan Muhamad Yudha namun karena terlalu deras sehingga tak bisa diblok dengan baik. Bola meluncur masuk ke gawang BTA. Persewa memimpin 1-0.

Unggul 1-0, Persewa mulai berani lakukan tekanan ke pertahanan BTA. Beberapa kali para defender BTA harus berjuang keras menghalau bola dari pemain Persewa. Pada menit ke-39, Persewa menggandakan keunggulan memanfaatkan kesalahan pemain belakang BTA.

Antonius Wali yang sukses merebut bola dari kaki bek BTA menggiring bola masuk ke kotak penalty lalu memberikan assist kepada Putra Umbu Anakonda yang berlari sendirian di sisi kanan gawang BTA. Tanpa menunggu lama ia langsung menembak ke arah gawang. Karena sudah out of position, Muhamad Yudha tak bisa menjangkau tembakan Anakonda. Persewa unggul 2-0.

Tertinggal dua gol, BTA kian agresif lakukan serangan. Tak lama berselang, tepatnya menit ke-45, tercipta gol balasan melalui kaki Fransiskus Tnome. Ia berhasil mengecoh bek Persewa lalu menusuk ke dalam kotak penalty dan mengeksekusi bola dari sudut sempit melalui kaki kirinya. Kiper Persewa tak mampu memblok bola yang cukup keras tersebut. BTA pun memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Selepas gol tersebut, wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Petaka kembali menghampiri BTA di menit ke-72. Wasit mengusir bek BTA Bruno Halek karena sudah dua kali melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Persewa. Bermain dengan 10 pemain dalam posisi sedang tertinggal membuat BTA kian kesulitan.

Sebaliknya, Persewa memanfaatkan situasi tersebut dengan menumpuk pemain di lini tengah untuk menguasai permainan. Untuk mempertajam lini serang, pada menit ke-74 Head Coach BTA, Lodovikus Loi Mau, menarik keluar Andre da Cruz dan memasukkan Glens Bili.

Sayangnya, Glens belum sempat menyentuh bola, Persewa justru kembali menambah gol di menit ke-75. Gol ketiga itu bermula dari situasi tendangan pojok. Bola yang jatuh di kaki Dion Umbu Lenda langsung dieksekusi ke gawang BTA tanpa hambatan. Laskar Sandelwood menjauh 3-1.

Di sisa Waktu 20 menit, BTA terus berupaya mencuri gol. Namun serangan demi serangan selalu gagal. Sebaliknya, unggul jumlah pemain membuat Persewa tampil dominan. Di akhir-akhir pertandingan, Persewa menumpuk pemain di lini pertahanan membuat BTA kian kesulitan mencari celah untuk mencetak gol. Hingga peluit Panjang dibunyikan tanda berakhirnya pertandingan BTA gagal mengubah skor.

Langkah BTA Kian Berat

Dua pertandingan sudah dilakoni BTA dengan hasil sekali imbang saat melawan PS Malaka dan kalah dari Persewa. BTA pun baru mengoleksi satu poin dan berada di dasar klasemen sementara Grup F. Laga terakhir menjadi laga hidup mati BTA untuk bisa lolos ke babak 16 besar. (rnc)