“Tahun depan kita ingin anggarkan lebih baik. Tahun ini bantuan masih terbatas karena anggaran sudah diketuk di 2024. Mulai 2026, kami ingin PSSI Kota Kupang punya kas mengendap agar tak lagi kesulitan mencari dana setiap kali berlaga,” tambahnya.

Pelatih Anton Kia: Fokus dari Laga ke Laga, Target Minimal 8 Besar

Pelatih PS Kota Kupang, Anton Kia, menyatakan timnya tidak memasang target muluk-muluk. Ia lebih menekankan kerja keras dan konsistensi selama turnamen.

“Saya tidak mau muluk-muluk. Kalau latihan bagus dan bermain bagus, hasilnya akan mengikuti,” ujar Anton.

Anton juga menegaskan bahwa fokus utama tim adalah menampilkan permainan terbaik di setiap laga dan menembus babak 8 besar ETMC 2025.

“Saya hanya minta anak-anak bermain sebaik mungkin. Minimal tembus 8 besar,” ujarnya menambahkan.

Persiapan Matang: Fisik, Mental, dan Dukungan Pemerintah

Sementara itu, Exco PSSI Kota Kupang, Polce Pandie, menyampaikan bahwa persiapan Persekota berjalan sangat baik.

“Anak-anak sudah berlatih dengan intensitas tinggi. Persiapan teknis, mental, dan fisik sudah disiapkan dengan baik oleh tim pelatih,” kata Polce.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kota Kupang, yang dinilai menjadi dorongan semangat tambahan bagi para pemain.