Coach Zet Adoe lalu mengganti Muhammad Rafli dengan Andi Maku. Pada menit ke-62, gawang Andi Maku langsung diserang. Namun ia masih bisa menepis bola dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Memasuki menit-menit akhir babak kedua, tepatnya menit ke-86, Perss SoE nyaris memperdayai Edo Muga. Sayangnya sepakan Nyongki Stefanus masih bisa dibendung Edo. Bola sempat terlepas, namun hanya menghasilkan sepak pojok.

Drama di pengujung laga masih terjadi hingga injury time. Pada menit 90+1, sebuah sepakan dari luar kotak penalti membentur mistar gawang Perss So’E. Skor pun tak berubah hingga wasit Thobias Bessie meniup peluit panjang tanda waktu normal selesai.

Extra Time: Gol Tunggal Aldonius Lalu jadi Pembeda

Memasuki babak tambahan waktu 2×15 menit, Perss SoE menggencarkan serangan. Selain melalui Ivan Tristanto dan Lazarus, juga melalui Frederikus Cawor. Berkali-kali ketiganya merepotkan barisan pertahanan PSN Ngada. Pada menit ke-91, sepakan keras Frederik Cawor hanya melambung tipis di atas mistar gawang Edo Muga.

Pada menit ke-96 PSN nyaris mencetak gol akibat kesalahan antisipasi Glen Ado Bala di depan gawang. Beruntung Andi Maku sigap memblok sepakan keras pemain PSN.

Keberuntungan baru menghampiri PSN Ngada pada menit ke-99. Setelah menerima umpan crossing dari sisi kanan gawang Perss SoE, Aldonius Lalu yang sudah berada di dalam kotak penalti meloncat dan menanduk bola ke arah gawang. Andi Maku yang meloncat dan hendak meninju bola tersebut sedikit terlambat. Bola pun meluncur masuk ke gawang tanpa hambatan. Seisi Stadion Marilonga pun meledak. Ribuan supporter PSN Ngada yang memadati Stadion Marilonga histeris menyambut gol yang sudah dinanti-nantikan tersebut.