Fransiscus Go mengatakan, gerakan ini berangkat dari kesadaran bahwa kemajuan bangsa dimulai dari desa. “Kami ingin masyarakat belajar menolong dirinya sendiri. Ketika air tersedia dan kemampuan menanam dipulihkan, maka tumbuhlah rasa percaya diri untuk hidup mandiri dan bermartabat. Saya percaya, setiap manusia telah dibekali Tuhan dengan modal untuk hidup layak dan bermartabat akal, tenaga, dan tanah. Dengan tiga hal sederhana itu, warga Maumolo diajak untuk bangkit dan memulai langkah baru,” pungkas Fransiscus Go. (rnc)