Ia menjelaskan, perjuangan Barakat bahkan berpotensi mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Ekonomi Biru di Nusa Tenggara Timur.

“Kami tengah memperjuangkan Perda inisiatif tentang ekonomi biru. Ini akan menjadi tonggak penting bagi pengembangan sektor kelautan berkelanjutan,” jelas Prof. Yopi.

Ia juga mengungkapkan tengah disiapkan desa percontohan ekonomi biru dengan pendekatan Quadruple Helix, melibatkan empat unsur: pemerintah, masyarakat, industri, dan perguruan tinggi.

Iklan

Dukungan Penuh dari Pemkab Lembata

Bupati P. Kanisius Tuaq menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lembata terhadap penguatan ekonomi masyarakat pesisir berbasis konservasi dan kearifan lokal.

“Program ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan yang kami dorong. Lembata punya potensi besar dalam pengembangan ekonomi biru, dan kami siap mendukung kemitraan yang memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tegas Bupati Kanisius Tuaq.

Festival Tanah Merah dan Arah Pembangunan Lembata

Dalam audiensi tersebut juga dibahas persiapan Festival Tanah Merah yang akan digelar pada 7 November 2025. Festival ini akan menampilkan pameran produk lokal, pelatihan pengolahan makanan bergizi, serta edukasi konservasi masyarakat pesisir.