Maumere, RakyatNTT.ID Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memimpin kegiatan Ekspose Laporan Akhir Dokumen Kajian Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sikka yang digelar di Aula Bapperida Kabupaten Sikka, Rabu (5/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Juventus menegaskan bahwa kemiskinan masih menjadi persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya data kemiskinan yang akurat untuk merancang strategi penanggulangan yang efektif.

“Masalah kemiskinan merupakan persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah di manapun. Di Sikka, Produk Domestik Bruto masih didominasi sektor primer berbasis sumber daya alam, namun belum mampu memberi nilai tambah signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Juventus.

Berdasarkan Profil Kemiskinan Kabupaten Sikka Tahun 2024 yang dirilis oleh BPS, jumlah penduduk miskin mencapai 38.730 jiwa atau 11,89 persen, dengan garis kemiskinan sebesar Rp434.074 per kapita per bulan. Nilai Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga meningkat dari 0,29 menjadi 0,31, menunjukkan bahwa kemiskinan di Sikka masih menjadi masalah serius.

Kemitraan Strategis dengan Universitas Nusa Cendana

Untuk merespons situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sikka menggandeng Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dalam menyusun kajian penanggulangan kemiskinan. Kajian ini berfokus pada evaluasi kebijakan, strategi, dan program pengentasan kemiskinan, sekaligus merumuskan arah baru dalam RPJMD Kabupaten Sikka Tahun 2025–2029.

“Melalui kajian ini, kami berharap pemerintah daerah dapat menetapkan target penurunan angka kemiskinan secara terukur dan berkelanjutan,” tambah Bupati Juventus.

Harapan untuk Implementasi Nyata

Bupati juga menegaskan pentingnya implementasi rekomendasi hasil kajian oleh seluruh perangkat daerah, terutama perangkat konvergensi penanggulangan kemiskinan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat miskin di akar rumput.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bapperida Sikka Margaretha Movaldes da Maga Bapa, ST, M.Eng, Koordinator Doktor Ilmu Administrasi Universitas Nusa Cendana Kupang Dr. Laurensius Saerani, tim penyusun kajian dari Undana Kupang, tokoh masyarakat Kabupaten Sikka seperti Yoseph Ansar Rera, Rodja Abdul Natsir, dan Cipry da Costa, serta para camat dan undangan lainnya. (*/rnc)