“Sayap kami diperkuat Cesar Making. Dia pemain penting yang pernah membuat Perse Ende kalah dari Persebata Lembata. Jadi, kami optimistis,” ungkapnya.

Zet juga mengungkapkan strategi tiki-taka akan menjadi ciri khas permainan Perss So’E tahun ini. Lini tengah akan jadi kekuatan utama, diperkuat dua pemain senior berpengalaman, Ade Tosari dan Momo, yang siap menjadi motor serangan sekaligus eksekutor peluang.

Sinyal Keras untuk Perserond Rote Ndao

Menghadapi mantan tim asuhannya, Perserond Rote Ndao, Zet Adoe memastikan tidak ada ruang nostalgia. Ia menegaskan Perss So’E akan tampil dengan pola permainan baru dan determinasi tinggi.

“Saya profesional. Perss So’E kali ini harus lebih baik dari sebelumnya. Kami akan tampil dengan karakter baru yang lebih solid dan agresif,” katanya yakin.

Dukungan Publik Cendana Wangi jadi Energi Tambahan

Zet juga berharap dukungan penuh dari publik Bumi Cendana (TTS) untuk memotivasi para pemain di laga-laga ETMC Ende 2025. Ia menargetkan timnya bisa melangkah jauh bahkan menembus partai final seperti capaian Perss So’E U-17 di ajang Soeratin Cup 2025.

“Kami butuh doa dan dukungan masyarakat TTS. Jangan biarkan kami berjuang sendiri. Dukungan mereka adalah napas tambahan bagi anak-anak kami di lapangan,” pungkasnya. (rnc04)