Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Hanya dengan mengikuti prosedur tersebut, lanjut Frans Go, kopi Kapan tidak hanya dinikmati sebagai komoditas. Tetapi juga, sebagai branding yang membawa nama daerah. “Nilai tambah ini akan meningkatkan pendapatan petani, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi generasi muda di Soe. Kopi bukan sekadar hasil kebun, tapi bisa menjadi ikon ekonomi kreatif dari daerah kita, Nusa Tenggara Timur,” tandas Frans Go, Kamis (2/10/2025). (*)
