Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Pengabdian tidak diukur dari lamanya masa kerja, tetapi dari seberapa besar dampak yang kita berikan bagi orang lain,” katanya, mengutip kutipan Nelson Mandela.
ASN Diminta Disiplin dan Loyal terhadap Visi Kota Kupang
Wali Kota juga menegaskan bahwa mulai hari ini seluruh penerima SK resmi menjadi bagian dari aparatur sipil negara (ASN) yang harus menjunjung tinggi loyalitas, disiplin, dan etika kerja.
“Mulai hari ini bapak-ibu bukan tenaga honor lagi. Jadilah ASN yang tertib, menghormati pimpinan, dan sejalan dengan visi dan program Pemerintah Kota Kupang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para PPPK untuk menjaga penampilan, ketepatan waktu, dan profesionalitas dalam bekerja karena hal-hal kecil mencerminkan kedisiplinan.
“Status ASN bukanlah hal yang abadi. Jadi bekerjalah dengan benar, rendah hati, dan disiplin agar jabatan itu memberi manfaat bagi banyak orang,” tambahnya.
Pesan Bijak: Kelola Keuangan dan Rayakan dengan Sederhana
Menutup sambutannya, Wali Kota Christian berpesan agar para ASN baru merayakan momen ini dengan sederhana dan penuh syukur, serta mengelola keuangan secara bijak.
“Rayakanlah dengan doa dan makan malam sederhana bersama keluarga. Jangan gadai SK untuk membeli motor atau mobil. Taspen akan bantu memberi pelatihan pengelolaan keuangan yang baik,” ujarnya.
BKPPD: PPPK Tahap II Wujud Penyelesaian Status Honorer
Sekretaris BKPPD Kota Kupang, Eirene Margareta Jusuf, dalam laporannya menjelaskan bahwa seleksi PPPK Tahap II merupakan bagian dari upaya Pemkot Kupang untuk menyelesaikan status tenaga non-ASN dan memenuhi kebutuhan aparatur yang profesional, efektif, dan berintegritas.
