“Kami di SD GMIT II So’E berkomitmen membentuk guru yang inspiratif, kreatif, dan mampu menularkan semangat literasi bagi generasi muda,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap tim penggerak literasi sekolah serta narasumber yang telah berkolaborasi mendukung pelatihan.

Pegiat Literasi Lefinus Asbanu: SD GMIT II So’E jadi Sekolah Pertama di TTS

Narasumber kegiatan, Lefinus Asbanu, S.Pd, seorang pegiat literasi nasional di Kabupaten TTS, memberikan apresiasi tinggi kepada SD GMIT II Soe yang menjadi sekolah dasar pertama di TTS membuka ruang kolaborasi literasi melalui pelatihan menulis bagi guru.

“Profisiat kepada SD GMIT II So’E yang menjadi pelopor kegiatan literasi guru. Semoga ini menjadi inspirasi bagi sekolah lain di TTS,” kata Lefinus.

Ia juga menekankan bahwa pelatihan ini diharapkan berbuah karya nyata seperti esai, artikel pembelajaran, hingga buku karya guru.

Materi Pelatihan dan Suasana Kegiatan

Materi pelatihan mencakup pendampingan penulisan karya tulis ilmiah, artikel, dan praktik baik pembelajaran. Guru dibimbing agar mampu mendokumentasikan pengalaman mengajar menjadi referensi inspiratif bagi pendidik lain.

Suasana pelatihan berlangsung tenang dan interaktif. Para guru tampak antusias mengikuti setiap sesi, saling berdiskusi, dan menuangkan ide-ide kreatif mereka dalam tulisan. (rnc26)