Kupang, RakyatNTT.ID Pemerintah Kota (Pemkot Kupang) berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan SPAM Kali Dendeng dalam rangka memperbaiki pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Upaya ini dilakukan melalui rencana kerja sama antara Pemkot Kupang dan BLUD Spam Provinsi NTT, sebagai langkah strategis mengatasi kekurangan pasokan air di wilayah tersebut.

Pantauan RakyatNTT.ID menunjukkan, Wali Kota Kupang Chris Widodo bersama Direktur Perumda Air Minum Tirta Bening Kota Kupang, Isidorus Lilijawa, serta sejumlah staf teknis meninjau langsung proses produksi air bersih di Spam Kali Dendeng, termasuk memeriksa kondisi fasilitas di area inpek Kali Dendeng, Kelurahan Fontein.

Pemantauan dan Evaluasi Produksi Air Bersih

Dari hasil kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah kendala teknis yang mempengaruhi kinerja sistem produksi. Salah satunya adalah kerusakan pada sistem SCADA serta beberapa fasilitas inpek sumber air yang mulai rusak, sehingga menyebabkan penurunan debit air dari kapasitas normal 150 liter per detik.

Selain itu, dibahas pula kebutuhan pembangunan jaringan pipa sekunder dan tersier, serta penambahan sambungan rumah (SR) agar distribusi air bersih dari Spam Kali Dendeng dapat lebih optimal.

“Yang rusak-rusak itu akan kita perbaiki dan anggarkan di tahun 2026. Ini akan kita bahas dalam sidang anggaran murni nanti,” ujar Wali Kota Chris Widodo saat meninjau sumber air Kali Dendeng.

Optimalisasi SPAM Kali Dendeng jadi Prioritas 2026

Wali Kota Chris menegaskan, SPAM Kali Dendeng memiliki potensi besar untuk memperkuat layanan air bersih di Kota Kupang. Oleh karena itu, pemerintah akan menindaklanjuti pembahasan optimalisasi tersebut pada November 2025 bersama DPRD Kota Kupang.

“Kita akan sampaikan ke DPRD agar penambahan pipa distribusi dan sambungan rumah bisa segera direalisasikan, sekaligus memperbaiki kebocoran jaringan yang ada,” jelasnya.

Selain fokus pada infrastruktur, Pemkot Kupang juga menyiapkan strategi kerja sama lintas instansi, termasuk dengan BLUD SPAM Provinsi NTT, guna memperluas jangkauan layanan air bersih.

“Pak Direktur juga sudah siapkan program kerja sama dengan BLUD SPAM Provinsi NTT. Jadi nanti bisa join di jaringan pipa yang sudah ada,” tambah Chris.

Perumda Tirta Bening Siap Lakukan Pembenahan

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Bening, Isidorus Lilijawa, menegaskan bahwa SPAM Kali Dendeng merupakan sumber air utama Kota Kupang, dengan kapasitas mampu melayani hingga 15.000 sambungan rumah (SR). Namun, saat ini baru 3.900 SR yang aktif terhubung.

“Ada sistem yang perlu dibenahi seperti SCADA dan pompa air. Kami berharap dukungan Pemkot agar pembenahan ini bisa masuk dalam anggaran murni 2026,” ujarnya.

Isidorus juga berharap peningkatan jaringan distribusi dan sambungan rumah dapat segera direalisasikan agar masyarakat Kota Kupang mendapatkan pelayanan air bersih yang lebih merata dan berkelanjutan. (rnc04)