Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Seba, RakyatNTT.ID — Dalam upaya meningkatkan kompetensi, keselamatan, dan kesejahteraan nelayan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sabu Raijua menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sabu Raijua dengan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, dan dilaksanakan di Aula Sekretariat DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Senin (20/10/2025).
Acara secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sabu Raijua, Septenius M. Bule Logo, S.H., M.Hum, yang hadir mewakili Bupati Sabu Raijua, Krisman B. Riwu Kore, S.E., M.M. Turut hadir jajaran DKP, narasumber dari BPPP Banyuwangi, serta puluhan nelayan peserta pelatihan.
Optimalisasi Potensi Laut yang Kaya
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Bupati Krisman Riwu Kore menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
“Kami berterima kasih kepada DKP Sabu Raijua, BPPP Banyuwangi, serta seluruh nelayan yang antusias mengikuti kegiatan ini. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan di daerah kita,” ujarnya.
Sebagai wilayah kepulauan dengan potensi perikanan besar, Sabu Raijua memiliki 1.634 nelayan aktif dan total produksi tangkapan mencapai 1.789,37 ton pada tahun 2024. Angka ini dinilai masih bisa meningkat melalui pengelolaan potensi laut yang lebih optimal.
